FIRMAN

Khotbah minggu

Home > Firman > Pendalaman Alkitab

Pelajaran Pertama yang Diberikan di Mara

Views 42034 Votes 0 2013.08.27 14:37:56

Sumber: Majalah Champyungan

Mara.jpg


Dokumenter Alkitab

Apakah dua pelajaran yang diajarkan kepada umat Israel?


1. Mereka tiba di Mara pada hari Sabtu (hari Sabat) setelah menyeberangi Laut Merah dan masuk ke padang gurun.


TabelMara.jpg

Umat Israel meninggalkan Mesir pada tanggal 15, bulan pertama yaitu segera setelah Paskah. Mereka mulai menyeberangi Laut Merah malam hari ke-21, bulan pertama. Fajar itu mereka menyaksikan bagaimana mereka menyeberangi Laut Merah yang menandakan penebusan bagi umat Israel dan penghakiman bagi pasukan Mesir (Kel 14:24, 27). Menurut kalender sekarang, hari ini jatuh pada fajar hari ke-21 bulan pertama.

Lalu umat Israel tiba di Mara setelah tiga hari perjalanan melalui padang gurun Syur, tanggal kedatangan di Mara adalah hari ke-24 bulan pertama, yaitu hari Sabtu. Menurut waktu Yahudi, hari dimulai dari pukul 6 sore dari hari sebelumnya dan berakhir pukul 6 sore pada hari berikutnya. Dengan kata lain, malam hari ke-21 bulan pertama sesuai dengan waktu Yahudi sebenarnya malam tanggal 20 bulan pertama dalam kalender hari ini. Oleh karena itu, saat fajar hari berikutnya ketika umat Israel melihat pasukan Mesir tenggelam di Laut Merah menjadi tanggal 21 bulan pertama. Menghitung tiga hari perjalanan setelahnya melalui padang gurun Syur, kita dapat melihat bahwa Musa dan Israel tiba di Mara pada hari Sabtu (Hari Sabat), hari ke-24 bulan pertama.


2. Pelajaran Alkitab yang pertama di Mara. Apakah pesan utamanya?

Dalam Keluaran 15:25, Allah mengajarkan umat Israel ketetapan dan peraturan di Mara untuk pertama kalinya setelah Eksodus. Apakah ketetapan dan peraturan yang Allah berikan kepada umat Israel setelah Ia memuaskan mereka dengan air manis ketika mereka menggerutu tentang kepahitan air Mara?

Sebuah ketetapan (dalam bahasa Ibrani: ‘hoq’) penerapannya: Perintah I-IV mengenai hubungan antara Allah dan manusia. Sebuah peraturan (dalam bahasa Ibrani: ‘mishpat’) penerapannya: Perintah V-X mengenai hubungan antara sesama manusia. Ketetapan dan peraturan di Keluaran 15:25 menggunakan bentuk tunggal artinya Allah mengajarkan “sebuah ketetapan” dan “sebuah peraturan.” Sebuah ketetapan yang berasal dari perintah I-IV yaitu: perintah IV- ingat dan kuduskanlah hari Sabat. Sebuah peraturan yang berasal dari perintah V-X yaitu: perintah V- hormatilah ayah dan ibumu.


3. Apakah bukti untuk fakta bahwa dua perintah ini diajarkan di Mara yaitu: "memperingati hari Sabat" dan "menghormati orang tua"?

Lihat dengan hati-hati pada Sepuluh Perintah Allah yang diyatakan dalam Ulangan 5:7 dan selanjutnya diungkapkan dengan ekspresi berbeda yang digunakan untuk menyatakan perintah IV dan perintah V. Ditulis, "... seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu” (Ulangan 5:12, 16). Ini berarti bahwa perintah IV dan perintah V telah diajarkan sebelumnya. Kedua literatur Yahudi ‘Seder Olam’ dan juga catatan kaki dari ‘Mekilta’ memberikan penjelasan yang sama bahwa Allah memberikan dua perintah di Mara untuk memperingati hari Sabat dan untuk menghormati orang tua.


4. Mengapa pertama Allah mengajarkan mereka untuk "memperingati Sabat" dan "menghormati orangtua"?

Di antara perintah-perintah antara Allah dan manusia (Hoq), perintah yang paling mendasar adalah "untuk memperingati hari Sabat." Hanya ketika kita memperingati hari Sabat, maka kita bisa melayani Tuhan, tidak melayani berhala dan tidak menyebut nama Tuhan dengan sia-sia. Ketika umat Israel menjadi budak di Mesir selama 430 tahun, mereka harus mengikuti kalender Mesir. Kalender Mesir memiliki sepuluh hari dalam seminggu dan karena itu hanya tiga minggu dalam sebulan. Tidak mungkin untuk memperingati siklus tujuh hari yang merupakan pemeliharaan penciptaan Tuhan. Allah mengajarkan umat Israel untuk memperingati hari Sabat sesuai dengan siklus tujuh hari yang mereka lupakan.

Di antara 'perintah-perintah sesama manusia' (Mishpat), perintah utama adalah "untuk menghormati orangtua." Efesus 6:2 mengatakan: "Hormatilah ayah dan ibumu –ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini.” Hanya ketika lebih dari dua juta orang Israel menghormati orang tua mereka selama masa sulit di padang gurun, barulah mereka dapat diperintah dan ada kemungkinan untuk mendidik mereka dalam hubungan antar sesama.


5. Bangsa Israel lulus ujian setelah diajarkan ketetapan dan peraturan.

Menurut Keluaran 15:25, dikatakan bahwa Tuhan memberikan mereka ketetapan dan peraturan, dan disanalah TUHAN mencoba mereka. Umat Israel tiba di Mara pada hari kedua puluh empat bulan pertama dan tinggal sampai hari Sabat berikutnya yaitu hari pertama bulan kedua. Kemudian mereka tiba di Elim pada hari kedua bulan kedua. Meskipun jarak dari Mara ke Elim adalah 10 km dan dibutuhkan hanya beberapa jam untuk sampai ke sana, periode mereka tinggal di Mara cukup lama. Ini untuk melihat apakah mereka memperingati Sabat pada hari pertama bulan kedua dan apakah mereka menghormati orang tua mereka dengan baik setelah menyelesaikan pelajaran Alkitab mereka yang pertama. Hanya setelah melihat mereka mengikuti Firman, Tuhan mengijinkan mereka untuk pindah ke Elim. Jadi, mereka tiba di Elim pada hari kedua bulan kedua. Catatan seperti itu juga ditemukan dalam literatur Yahudi.


Sepuluh Perintah Allah adalah perintah terpenting, yaitu kepala dari semua hukum. Sepuluh Perintah Allah merangkum seluruh hukum. Allah meringkas Sepuluh Perintah Allah menjadi satu ketetapan dan satu peraturan dan mengajar mereka di Mara. Setelah Eksodus, pengajaran Alkitab pertama di Marah adalah perintah IV dan perintah V yaitu: "untuk memperingati hari Sabat" dan "untuk menghormati orangtua."



Reporter Ji Geun Wook

Artikel ini adalah ringkasan sebagian parsial dari edisi revisi buku ke-7, "Perjanjian yang Abadi untuk Semua Generasi: Sepuluh Perintah Allah" (ditulis oleh Pdt. Yoon-Sik Park, D.Min, DD.)

(Penerjemah, Rachel Cen)

List of Articles
No. Subject Date Views
XE Login